TARAKAN – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Tarakan. Dampaknya terlihat dari menurunnya jarak pandang secara signifikan yang kini hanya sekitar 2 kilometer, meski di wilayah Tarakan tidak terdeteksi titik panas.
Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi, mengatakan berdasarkan pemantauan hingga pukul 09.00 Wita, terdapat 28 titik panas (hotspot) di Kalimantan Utara (Kaltara). Sebagian besar titik panas berada d Tanjung Selor, sedangkan Berau terpantau satu titik dan Tarakan nihil.
“Di Kalimantan Utara hingga pukul 09.00 Wita terdeteksi 28 titik panas. Mayoritas berada di Kelurahan Tanjung Selor Timur, Berau satu titik, sedangkan Tarakan tidak ada hotspot,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).
https://koran.mediakaltimtara.com
https://digital.mediakaltimtara.com/mkr16sept2026/mobile/
Media Kaltimtara – Informasi Cepat dan Terpercaya.


