
BERAU – Gagasan pembangunan pasar tradisional di wilayah pesisir Kabupaten Berau kembali mengemuka sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
Selama ini, warga di kawasan pesisir dinilai masih sangat bergantung pada pusat kota untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menilai sudah saatnya pemerintah daerah menghadirkan pusat aktivitas ekonomi baru yang lebih dekat dengan masyarakat pesisir.
Menurutnya, keberadaan pasar tradisional di wilayah tersebut akan menjadi solusi konkret atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi warga.
Ia menuturkan, masyarakat di lima kecamatan pesisir harus menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk berbelanja kebutuhan dasar. Kondisi ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan biaya pengeluaran, terutama untuk transportasi.
“Warga pesisir butuh fasilitas yang lebih dekat agar aktivitas ekonomi bisa berjalan lebih lancar,” ujarnya.
Sutami menambahkan, pembangunan pasar tradisional di pesisir tidak hanya berdampak pada kemudahan akses barang, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.
“Kalau ada pasar, perputaran ekonomi mereka akan tumbuh lebih merata,” ucapnya.
Namun, ia mengingatkan agar rencana pembangunan tersebut dilakukan dengan perencanaan yang matang, termasuk pemilihan lokasi strategis, kelengkapan fasilitas, serta pengelolaan yang berkelanjutan.
“Jangan hanya dibangun, tapi harus dipastikan pasar itu hidup dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat,” tutupnya. (adv)


