TENGGARONG – Diduga abrasi, akses jalan yang berada di RT 2 Desa Batuq, Kecamatan Muara Muntai, mengalami ambles. Amblesnya jalan akses satu-satunya penghubung antar desa ini, terjadi pada Rabu (6/8/2025) dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA.
Dijelaskan Kepala Desa (Kades) Batuq, Suwandi, tanda-tanda ambles jalan semenisasi ini sudah nampak sejak Selasa (5/8/2025) malam, sehari sebelum kejadian. Sebuah Pohon Kweni yang berada di pinggir jatuh. Diketahui, jalan semenisasi yang rusak total ini, awalnya merupakan jalan yang terbuat dari kayu ulin dan disemenisasi bagian atasnya.
“Itu jembatan dan jalan poros satu-satunya terletak di RT 2, menghubungkan antar desa di Muara Muntai dan Kabupaten Kubar,” ungkap Suwandi.
Praktis, jalan alami patahan setinggi 10 meter, dengan jalan yang ambles sepanjang 20 meter. Sebabkan jembatan tersebut rusak fatal dan tidak bisa dilalui sama sekali.
Pasca kejadian, Pemdes Batuq beserta warga di sekitar lokasi yang memanfaatkan jalan inipun langsung gotong royong, membangun akses jalan alternatif. Sembari menunggu perbaikan total dari dinas terkait. Bahkan sudah ditinjau langsung oleh anggota DPRD Kukar, konsultan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar.
Untuk sementara, dikatakan Suwandi jalan alternatif hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda 2, sementara kendaraan roda 4 terpaksa harus memutar atau mencari akses jalan lainnya untuk sementara waktu.
“Sudah siangnya langsung dibuatkan jalan alternatif, di sisi darat 4 meter dari lokasi jalan longsor,” lanjut Suwandi.
“Karena ada rencana disana ada pembuatan badan jalan, maka akan diuruk sementara,” tutup Suwandi. (adv)
Editor: Andhika


