TANJUNG SELOR – Wakil Bupati (Wabup), Kilat bersama jajaran Pemkab mengikuti rapat paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Penjelasan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Sidang Datu Adil DPRD Bulungan, Rabu (15/9/2026).
Gabungan fraksi menyatakan menerima perubahan APBD 2026 untuk dibahas bersama, antara DPRD dengan Pemerintah Daerah.
“Kita bersyukur dan berterima kasih atas pandangan dan masukan dewan hari ini. Prinsipnya pemerintah bersama DPRD bersama-sama menginginkan adanya perbaikan pembangunan daerah ke arah yang lebih baik,” tukasnya.
Fraksi PDIP menyampaikan beberapa catatan strategis. Antara lain perubahan APBD harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang paling mendesak, dan memberikan manfaat langsung.
Kemudian optimalisasi PAD harus dilakukan melalui pembenahan sistem dan peningkatan pelayanan, bukan dengan memberikan beban berlebihan kepada masyarakat.
Selain itu, Fraksi Nasdem – PKS menyikapi realisasi keuangan semester I tahun 2026 sebesar 35,72 persen dan realisasi fisik 39,05 persen. Diharapkan seluruh OPD Pemkab melakukan langkah-langkah percepatan (akselereasi) pada semester II, karena daya serap anggaran yang optimal akan berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Masih di kesempatan yang sama, Fraksi PAN-PPP meminta agar pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di desa dan wilayah 3T.
“Jangan sampai pembangunan hanya berfokus di ibukota kabupaten saja,” ucap Ketua Fraksi, Mustafa.
Pemkab diminta memprioritaskan penyediaan air bersih yang layak, dan peningkatan kualitas jalan umum penghubung antar desa dan kecamatan. Hal ini dipandang perlu karena menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Kebutuhan air bersih ini menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” pungkasnya.(*)
Pewarta: Martinus
Editor: Yusva Alam


