TARAKAN – Rencana pembentukan Polsek Tarakan Tengah mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus. Menurutnya, langkah ini sudah dibahas sejak periode sebelumnya bersama jajaran kepolisian.
“Polsek Tarakan Tengah ini memang sudah kami komunikasikan sejak periode lalu. Ada aset Pertamina yang dulu pernah dipakai Satpol PP sekarang dipakai untuk dapur MBG Polres Tarakan,” ujar Yunus, Selasa (14/10/2025).
Ia mengatakan prosesnya kini sudah berjalan, dan Polres Tarakan juga telah melakukan peninjauan ke lokasi. “ Untuk perizinan aset sendiri, itu kan kewenangan Kementerian Keuangan karena aset Pertamina ada di bawah kementerian. Tapi saya rasa tidak ada masalah karena ini sama-sama untuk kepentingan pemerintah,” tambahnya.
Yunus menilai, keberadaan Polsek Tarakan Tengah sangat mendesak karena wilayah tersebut memiliki jumlah penduduk terbesar di antara empat kecamatan lain. “Paling padat penduduknya itu Tarakan Tengah, disusul Tarakan Barat. Jadi dengan adanya Polsek di tengah, komunikasi dan koordinasi keamanan bisa lebih cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik membenarkan bahwa rencana pembentukan Polsek Tarakan Tengah masih dalam proses. Menurutnya, kebutuhan pembangunan Polsek baru tersebut sudah cukup mendesak.
“Pertimbangannya karena jumlah penduduk di Tarakan Tengah cukup padat, dan perlu peningkatan kecepatan pelayanan. Wilayah hukumnya juga bersinggungan dengan Polsek Barat dan Polsek Timur, jadi keberadaan Polsek baru akan mempermudah koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dia menambahkan, jika Polsek Tarakan Tengah terealisasi, maka jumlah Polsek di wilayah hukum Polres Tarakan akan menjadi lima. Saat ini, Polres Tarakan memiliki empat Polsek aktif, yakni Tarakan Barat, Tarakan Timur, Tarakan Utara, dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (Polsek KSKP).
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


