
BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyoroti kondisi saluran drainase di sejumlah titik yang sudah mengalami penumpukan lumpur dan pasir. Ia menegaskan pentingnya penanganan cepat untuk mencegah terjadinya banjir akibat pendangkalan saluran.
“Di saluran drainase itu sudah banyak lumpur dan pasir yang mengeras. Tidak bisa dibersihkan secara manual,” ujar Bupati Sri.
Untuk itu, ia menyarankan agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau segera memaksimalkan penggunaan mobil penyedot lumpur yang dimiliki, guna membersihkan saluran air tersebut.
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memiliki armada pemadam kebakaran yang semprotan airnya cukup kuat, sehingga bisa dimanfaatkan untuk membantu mengurai endapan lumpur di saluran drainase.
“Kebetulan PUPR punya mobil penyedot lumpur dan BPBD punya mobil damkar. Jika ini tidak segera dilakukan, maka akan terjadi banjir akibat pendangkalan,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Bupati Sri meminta agar dinas terkait segera mengagendakan kegiatan bersih-bersih dalam waktu dekat. Fokus kegiatan tersebut yakni pembersihan sampah dan drainase di berbagai wilayah yang rawan.
“Paling tidak ini bisa mengurangi risiko banjir. Ini sangat serius,” tutupnya. (adv/ril/and)


