TENGGARONG – Warga Desa Saliki kini tak lagi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Sejati, sistem penyediaan air minum yang dibangun dari program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSP) Pertamina Hulu Sangasanga (PHSS) kini telah beroperasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Sekretaris Desa (Sekdes) Saliki, Rosmini, menjelaskan bahwa keberadaan Water Supply System (WSS) tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Dengan pengelolaan oleh BUMDes, masyarakat bisa menikmati air bersih dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dibanding layanan PDAM. Bahkan pemasangan awalnya gratis,” ujar Rosmini.
Ia menyebut, sistem air bersih ini telah melayani 349 kepala keluarga yang tersebar di empat rukun tetangga (RT) di Desa Saliki. Walau keuntungan finansial BUMDes tidak besar, manfaat sosial yang dirasakan warga menjadi capaian utama dari program ini.
“Yang terpenting, warga merasa terbantu dan usaha BUMDes tetap bisa berjalan. Ini bentuk keberpihakan kita pada kebutuhan dasar masyarakat,” tambahnya.
Inisiatif tersebut menjadi bukti sinergi positif antara pemerintah desa, BUMDes, dan pihak swasta dalam menghadirkan layanan publik yang berkelanjutan. Rosmini berharap, ke depan program serupa bisa dikembangkan untuk memperluas jangkauan pelayanan air bersih ke wilayah lain di sekitar Muara Badak. (Adv)


