BULUNGAN – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang wilayah Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Sabtu (7/3/2026) pagi. Getaran gempa tersebut tidak hanya dirasakan warga di Bulungan, tetapi juga sampai ke Kota Tarakan.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 07.51.21 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 2,73 derajat Lintang Utara dan 117,56 derajat Bujur Timur, atau sekitar 65 kilometer di timur wilayah Bulungan dengan kedalaman 4 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, menjelaskan gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar lokal di kawasan tersebut. “Jika dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal yang disebabkan aktivitas sesar lokal,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Hasil analisis percepatan tanah dari rekaman accelerograph menunjukkan, gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Bulungan dengan intensitas III MMI. Pada tingkat ini, getaran terasa jelas di dalam rumah, mirip seperti saat truk besar melintas.
Sementara itu, di Kota Tarakan gempa dirasakan dengan intensitas kecil. Getaran pada skala ini umumnya hanya dirasakan oleh sebagian orang, sementara benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
BMKG menyebut hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hingga pukul 08.30 WIB, hasil pemantauan juga belum menunjukkan adanya gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat di Bulungan dan wilayah sekitarnya, agar tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa, serta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman sebelum kembali masuk ke dalam rumah. “Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” tutup Rasmid.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


