TARAKAN – Perum Bulog Divisi Regional Tarakan memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri dalam kondisi aman. Masyarakat diminta tidak melakukan panic buying karena cadangan pangan dinilai mencukupi.
Kepala Bulog Divre Tarakan, Zamahsyari Afsolin, mengatakan stok beras yang saat ini dikuasai mencapai 1.085 ton. Selain itu, tersedia pula 20 ton beras premium yang siap disalurkan ke pasar sesuai kebutuhan. “Insyaallah untuk stok beras aman sampai Lebaran. Kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan pembelian berlebihan,” ujarnya ditemui usai melakukan sidak harga dan stok pangan di Pasar Gusher, Selasa (24/2/2026)
Selain beras, Bulog Tarakan juga memiliki cadangan minyak goreng sebanyak 68.000 liter dan gula pasir sekitar 25 ton. Stok tersebut disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran selama momen Ramadan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.
Untuk memperkuat ketersediaan, dalam pekan ini dijadwalkan tambahan dua kontainer minyak goreng atau sekitar 40.000 liter akan masuk ke Tarakan. Sementara pasokan beras terus berjalan secara rutin setiap minggu dengan jumlah sekitar 100 ton.
Zamahsyari menegaskan, Bulog juga membuka akses seluas-luasnya bagi pedagang yang membutuhkan pasokan tambahan. Jika stok di tingkat pengecer mulai menipis, pemesanan bisa langsung dilakukan ke Bulog agar distribusi tetap lancar. “Kami siap memasok kebutuhan pedagang, terutama untuk beras, minyak, dan gula. Selama distribusi berjalan baik dan tidak ada penimbunan, kebutuhan masyarakat akan tetap terpenuhi,” tegasnya.
Dengan stok yang memadai dan suplai yang masuk secara berkala, Bulog optimistis stabilitas pangan di Tarakan tetap terjaga hingga Hari Raya Idulfitri.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


