TARAKAN – Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tarakan mulai menyerap hasil panen jagung pipil dari petani lokal di Kota Tarakan. Langkah ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), untuk memperkuat cadangan pangan nasional.
Kepala Perum Bulog Divre Tarakan, Sri Budi Prasetyo, membenarkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menerima 540 kilogram jagung pipil dari hasil produksi petani. Jumlah tersebut belum termasuk hasil panen terbaru yang dilakukan Polda Kaltara bersama Polres Tarakan di wilayah Juata Laut beberapa waktu lalu.
“Kalau untuk jagung, sementara ini ada sekitar 540 kilogram,” ujar Sri Budi Prasetyo kepada awak media, Jumat (10/10/2025).
Dia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Tarakan untuk menampung hasil panen lanjutan, agar seluruh produksi petani dapat terserap optimal.
“Kami akan terus menyesuaikan dengan potensi panen di lapangan. Serapan bisa bertambah seiring koordinasi dengan pihak kepolisian dan kelompok tani,” jelasnya.
Jagung yang diserap ini akan menjadi bagian dari cadangan pangan pemerintah, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga jagung di wilayah Kalimantan Utara. Saat ini, Bulog Tarakan masih menunggu penugasan distribusi lanjutan dari Badan Pangan Nasional.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


