Bulog Gandeng 27 Kelompok Tani di Kukar, Pastikan Gabah Petani Terserap Penuh”

TENGGARONG – Petani di Kutai Kartanegara (Kukar) kini tak perlu khawatir soal pemasaran hasil panen. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar memastikan gabah hasil panen mudah terserap melalui kemitraan strategis dengan Perum Bulog. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat lapangan.

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, mengungkapkan sudah ada 27 kelompok tani (poktan) yang resmi bermitra dengan Bulog. Mereka tersebar di tujuh kecamatan, yakni Loa Kulu, Tenggarong Seberang, Anggana, Marangkayu, Tenggarong, Samboja, dan Sebulu.

“Kemitraan ini melibatkan gapoktan dan penggilingan. Bulog menyerap gabah petani sesuai mekanisme yang disepakati, sehingga petani memiliki kepastian pasar,” jelas Taufik.

Proses penyerapan dilakukan melalui dua metode. Pertama, petani mengantarkan langsung gabah ke penggilingan yang telah bekerja sama dengan Bulog. Kedua, petani dapat menempatkan hasil panennya di pinggir Jalan Usaha Tani (JUT) untuk kemudian diangkut oleh Bulog.

Menurut Taufik, sistem ini sangat membantu petani. Mereka tidak perlu repot mengeringkan atau menggiling padi, sehingga dapat langsung fokus pada persiapan tanam berikutnya. “Bahkan pada awal pelaksanaan, Babinsa turut membantu proses panen agar penyerapan berjalan lancar,” tambahnya.

Ia menegaskan, kemitraan dengan Bulog menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam mempermudah rantai pemasaran hasil pertanian. “Kami ingin petani tidak hanya produktif di sawah, tapi juga sejahtera dari hasil panennya,” pungkas Taufik. (Adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER