SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mulai memperketat evaluasi pelaksanaan program pembangunan daerah melalui penyampaian laporan evaluasi Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Triwulan I Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbangda) Kutai Barat itu dibuka langsung Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, di Ruang Rapat Kantor Bappedalitbang, Selasa (12/5/2026).
Dalam sambutan Bupati Kutai Barat yang dibacakannya, Nanang menegaskan evaluasi triwulan bukan sekadar agenda administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
“Evaluasi ini menjadi momentum untuk memantau kemajuan, mengatasi hambatan, dan memastikan pencapaian target kinerja pembangunan daerah, sebagaimana komitmen kita mewujudkan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” ujar Nanang.
Menurutnya, hasil evaluasi triwulan harus menjadi bahan penyusunan strategi dan kebijakan pembangunan pada triwulan berikutnya, sekaligus menjadi referensi dalam penyusunan RKPD dan Renja tahun mendatang.
Dalam arahannya, Nanang juga menekankan sejumlah poin penting kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat di lingkungan Pemkab Kutai Barat.
Salah satunya, OPD diminta lebih fokus membandingkan target kinerja yang telah direncanakan dengan capaian riil di lapangan sesuai dokumen Renja masing-masing perangkat daerah.
Selain itu, seluruh OPD dan camat juga diminta lebih proaktif menyajikan data yang akurat dan tepat waktu guna mendukung arah kebijakan pembangunan daerah.
“Kedua, seluruh OPD dan camat diimbau lebih proaktif dalam menyajikan data yang akurat dan tepat waktu guna mendukung penentuan arah kebijakan pembangunan daerah,” katanya.
Nanang juga mengingatkan pentingnya inovasi dan efisiensi anggaran di tengah berbagai tantangan teknis yang dihadapi perangkat daerah.
Karena itu, seluruh OPD diminta aktif mencari solusi terhadap kendala di lapangan agar target pembangunan tahunan tetap tercapai sesuai jadwal.
Menurutnya, evaluasi RKPD harus menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan program kerja pemerintah daerah secara menyeluruh.
Di akhir sambutannya, Nanang menyampaikan apresiasi kepada Bappedalitbangda Kutai Barat selaku penyelenggara kegiatan serta seluruh peserta yang terlibat dalam proses evaluasi tersebut. (MK)
Pewarta: Ichal
Editor: Agus S


