test
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Akibat Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Tarakan Banjir

TARAKAN – Kota Tarakan sejak Senin (27/5/2024) pagi dilanda hujan deras. Kondisi ini menyebabkan sejumlah titik di jalanan Kota Tarakan banjir.

Salah satunya terjadi di Jalan Bayangkara, Pasir Putih, Kecamatan Tarakan Barat. Bahkan beberapa ruas jalan tergenang air mencapai 30 sampai 50 Centimeter. Akibatnya para pengendara dan pengguna jalan lainnya terhambat, lantaran tidak dapat melewati genangan air.

Banjir kali ini diakibatkan intensitas hujan tinggi, yang turun deras sejak pagi hingga saat ini.

Dikutip dari Laman BMKG Tarakan, waspada hujan lebat disertai petir masih terjadi di Tarakan hingga malam hari.

Dimana suhu mencapai 29 derajat Celsius dan kelembapan berada di antara 75-90 persen.

“26 Mei 2024 di Tarakan masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir hingga pukul 21:05 WITA,” dikutip dari laman BMKG Tarakan, Senin (27/5/2024).

BMKG pun menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap fenomena alam lainnya seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor. Selain itu, menghimbau masyarakat untuk selalu mengupdate cuaca.

Sementara itu, salah satu warga Pasir Putih, Wiwin (23) menjelaskan, kondisi Jalan Pasir Putih memang menjadi langganan banjir.

Hal ini disebabkan, karena minimnya drainase yang ada di sekitar lokasi jalan.

“Kalau pun ada paretnya dangkal, sudah dilaporin sama RT tapi saat ini jarang sudah warga gotong royong mangkanya parit/drainase kembali lagi banjir,” kata dia.

Lebih jauh dijelaskannya, apabila terjadi hujan deras ketinggian air bisa mencapai kaki orang dewasa.

“Bahkan bisa sepaha untuk rumah warga yang rendah,” kata dia lagi.

Ia pun berharap, pemerintah setempat memberi perhatian terhadap banjir yang sudah menjadi langganan di daerah ini. Caranya dengan membuat drainase atau melakukan pengerukan drainase yang sudah tertimbun pasir. Melalui cara tersebut, ia mengatakan  banjir di lokasi dapat berkurang.

Pewarta: Ade Prasetia

Editor: Yusva Alam

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER