TARAKAN – Perumda Air Minum Tirta Alam Tarakan membuka layanan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki bagi warga yang terdampak distribusi air. Namun, bantuan tersebut hanya diberikan untuk wilayah yang benar-benar mengalami gangguan layanan dan harus diajukan melalui ketua RT.
Manajer Produksi Perumda Air Minum Tirta Alam Tarakan, Sunarto menegaskan bantuan mobil tangki bukan untuk menggantikan distribusi air reguler kepada seluruh pelanggan.
“Bantuan itu bukan untuk memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan, tetapi untuk wilayah atau kelompok masyarakat tertentu yang salurannya tidak mengalir,” katanya,Minggu (27/9/2026).
Dia menjelaskan, mekanisme pengajuan dilakukan melalui RT. Setelah menerima laporan dari warga, ketua RT mengirimkan surat permohonan kepada PDAM atau BPBD untuk kemudian diproses. “Kalau PDAM bisa memfasilitasi, kami akan menyediakan mobil tangki. Syaratnya mobil tangki harus bisa masuk ke lokasi,” ujarnya.
Selain akses jalan, warga juga diminta menentukan titik penampungan air agar proses distribusi di lapangan berjalan lebih cepat. Menurut Sunarto, prioritas pelayanan tetap diberikan kepada pelanggan reguler dan fasilitas pelayanan publik yang membutuhkan pasokan air setiap hari.
Meski demikian, masyarakat yang wilayahnya tidak mendapatkan aliran air tetap bisa mengajukan bantuan. “Kalau ada wilayah yang membutuhkan bantuan, warga silakan berkoordinasi dengan RT. Nanti RT yang akan mengajukan permohonan kepada kami,” jelasnya.
Dia menambahkan, satu unit mobil tangki umumnya mampu melayani sekitar tiga hingga empat RT, bergantung pada kebutuhan serta kondisi di lapangan.
Apabila kebutuhan air lebih besar, PDAM akan melakukan evaluasi agar distribusi bantuan bisa disesuaikan.
“Kalau ada beberapa RT yang membutuhkan dalam satu kawasan, bisa dikoordinasikan sekaligus sehingga satu mobil tangki dapat melayani beberapa RT,” pungkasnya.
Pewarta: Ade Prasetia


