TANJUNG SELOR – Masyarakat dan sejumlah perusahaan di Kabupaten Bulungan, diminta mewaspadai modus penipuan yang mencatut nama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bulungan, Ismail. Modus tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak dikenal, dengan menghubungi pihak perusahaan dan diduga meminta sejumlah uang.
Informasi terkait aksi tersebut bahkan telah beredar melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp.
Menanggapi hal itu, Ismail memastikan dirinya tidak pernah menghubungi maupun meminta uang kepada perusahaan sebagaimana pesan yang beredar.
“Awalnya kaget dan saya melihat langsung yang beredar di WhatsApp, bahwa Kadis DLH kasarnya meminta duit ke perusahaan. Saya tegaskan itu tidak benar,” ujar Ismail kepada wartawan, Senin (24/8/2026).
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti perusahaan mana yang menjadi sasaran oknum tersebut, termasuk apakah menyasar perusahaan di sektor pertambangan maupun bidang usaha lainnya yang beroperasi di Bulungan.
Namun, Ismail menegaskan nomor telepon miliknya telah dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk menjalankan aksi penipuan.
“Saya tegaskan itu bukan saya. Tidak benar dan saya dapat mempertanggungjawabkan itu. Nomor handphone saya dicatut oleh orang tidak dikenal atau penipuan,” tegasnya.
Ismail mengimbau masyarakat maupun perusahaan yang menerima pesan serupa, agar tidak langsung menanggapi ataupun memenuhi permintaan yang disampaikan.
Ia meminta penerima pesan terlebih dahulu melakukan konfirmasi, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, sehingga tidak sampai mengalami kerugian akibat aksi penipuan.
“Itu bukan saya dan kepada mereka yang mendapatkan pesan tersebut, saya meminta supaya jangan digubris. Karena itu bukan saya,” katanya.
Terkait pencatutan nomor telepon tersebut, Ismail menyebut hingga kini dirinya belum memiliki rencana untuk melaporkannya kepada aparat penegak hukum. “Belum ada saya kepikiran sampai ke sana,” tandasnya.(*)
Pewarta: Martinus
Editor: Yusva Alam


