Seleksi SNT Tarakan Dimulai, Pendaftar SMP Lampaui Kuota, SMA Masih Kurang

TARAKAN – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kota Tarakan memasuki tahapan Tes Bakat Skolastik, setelah melalui verval Berkas pendaftaran berjalan. Antusiasme calon peserta didik jenjang SMP terbilang tinggi, karena jumlah pendaftar telah melampaui kuota yang tersedia, sementara pendaftar jenjang SMA masih belum memenuhi kuota.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Edhy Pujianto, selaku salah satu Anggota Panitia SPMB SNT Tarakan, mengatakan kuota yang disiapkan untuk SNT di Tarakan masing-masing sebanyak 40 murid untuk jenjang SMP dan 40 siswa untuk jenjang SMA. Setiap jenjang terdiri atas dua rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas 20 siswa per rombel.

“Hingga penutupan pendaftaran, jumlah pendaftar SMP mencapai 65 orang. Untuk SMA, sampai siang ini baru 21 pendaftar dan pendaftarannya masih dibuka hingga malam,” ujar Edhy, Selasa (28/7/2026).

Dia menjelaskan, seluruh pendaftar akan mengikuti Tes Bakat Skolastik yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tes jenjang SMP dijadwalkan pada 29 Juli 2026, sedangkan jenjang SMA pada 30 Juli 2026.

Karena jumlah peserta SMP mencapai 65 orang, pelaksanaan tes akan dibagi menjadi dua sesi di Laboratorium Komputer SMA Negeri 2 Tarakan. Sementara peserta SMA akan mengikuti tes sesuai jadwal yang ditetapkan kementerian.

Menurut Edhy, hasil tes akan diolah langsung oleh panitia pusat. Peserta nantinya dirangking berdasarkan nilai Tes Bakat Skolastik dan pembobotan aspek penilaian lainnya sesuai Juknis yg berlaku, untuk menentukan 40 siswa yang diterima pada masing-masing jenjang.

Dia menambahkan, calon peserta yang mendaftar juga harus memenuhi persyaratan akademik berupa nilai rata-rata rapor minimal 80 selama lima semester terakhir.

Bagi peserta yang tidak lolos seleksi, mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan di sekolah asal karena sebelumnya telah diterima melalui proses SPMB reguler.

Sesuai jadwal, hasil seleksi akan diumumkan pada 3 Agustus 2026. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya melakukan daftar ulang pada 4–7 Agustus, sebelum mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai 10 Agustus 2026.

Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk menghadirkan layanan pendidikan berkualitas di berbagai daerah. Di Tarakan, gedung permanen SNT direncanakan dibangun di Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur.

Sementara menunggu pembangunan selesai, kegiatan belajar mengajar angkatan pertama akan menggunakan gedung transisi di kompleks SMP Negeri 14 Tarakan.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER