SNT Tarakan Bakal Dibangun di Mamburungan, Sementara Transisi di SMPN 14

TARAKAN – Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kota Tarakan mulai memasuki tahap pelaksanaan. Sambil menunggu pembangunan gedung permanen di Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur, kegiatan belajar mengajar angkatan pertama akan memanfaatkan gedung di SMP Negeri 14 Tarakan sebagai lokasi sementara.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Edhy Pujianto, mengatakan gedung permanen SNT direncanakan dibangun di atas lahan seluas sekitar 20 hektare yang disiapkan Pemerintah Kota Tarakan, untuk dihibahkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Saat ini prosesnya masih pengalihan hibah dan administrasi di BPN. Yang jelas lahannya sudah bersih dan tidak ada persoalan. Untuk pembangunan fisiknya menunggu proses dari pemerintah pusat,” kata Edhy, Selasa (28/7/2026)

Dia menjelaskan, kebutuhan lahan yang cukup luas disesuaikan dengan konsep SNT yang tidak hanya menyediakan ruang kelas, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung pengembangan potensi peserta didik.

Di kawasan sekolah nantinya akan dibangun laboratorium sains dan teknologi, fasilitas seni dan olahraga, area kewirausahaan, kebun pertanian, peternakan, kolam ikan, kolam renang, serta prasarana penunjang lainnya.

Selama pembangunan berlangsung, proses pembelajaran akan dilaksanakan di kompleks SMP Negeri 14 Tarakan, tepatnya memanfaatkan sebagian gedung yang belum digunakan.

“Lokasi itu menjadi tempat transisi sampai pembangunan sekolah permanen selesai,” ujarnya.

SNT merupakan program unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang bertujuan menghadirkan layanan pendidikan berkualitas di berbagai daerah. Sekolah ini diperuntukkan bagi siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, seperti sains, teknologi, engineering, Seni matematika, dan olahraga.

Saat ini proses Seleksi melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah memasuki tahapan Tes Bakat Skolastik. Untuk jenjang SMP, pendaftaran telah ditutup dengan jumlah pendaftar mencapai 65 orang atau melebihi kuota 40 siswa. Sementara pendaftaran jenjang SMA masih berlangsung hingga 28 Juli 2026 pukul 23.59 WIB.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER