Puluhan Atlet Kurash dan Sambo Ikuti Seleksi Internal di Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Federasi Kurash Indonesia (FERKUSHI) bersama Perkumpulan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Kabupaten Bulungan mengadakan latihan gabungan sekaligus seleksi internal tahap IV yang berlangsung di Aula Brigif 24/Bulungan Cakti, Tanjung Selor.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 atlet dan menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara yang akan digelar di Kabupaten Malinau.

Ketua PERSAMBI Bulungan, Moh. Jazuli menjelaskan, selama dua hari para atlet menjalani pertandingan sekaligus evaluasi kemampuan untuk mengukur perkembangan teknik, kondisi fisik, hingga kesiapan mental sebelum turun pada ajang resmi.

Menurutnya, program latihan bersama dan seleksi internal ini merupakan bagian dari pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan.

Pada hari pertama, atlet menjalani babak penyisihan di beberapa kelas pertandingan. Untuk cabang Kurash, nomor yang dipertandingkan meliputi tanding perorangan dan uzul atau seni.

Sedangkan di cabang Sambo, para atlet bersaing pada kategori sport dan combat yang mengedepankan teknik, kekuatan fisik, serta strategi bertanding.

Persaingan di setiap kelas berlangsung cukup sengit. Masing-masing atlet berusaha menampilkan performa terbaik demi meraih hasil maksimal dan membuka peluang lolos ke tahapan selanjutnya.

Semangat para peserta juga mendapat dukungan penuh dari pelatih, orang tua, hingga rekan sesama atlet yang turut hadir selama kegiatan berlangsung. Memasuki hari kedua, panitia melanjutkan pertandingan ke babak eliminasi guna menentukan atlet terbaik di tiap kelas.

“Hasil seleksi ini nantinya menjadi bahan pertimbangan tim pelatih dalam menyusun skuad menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Porprov,” ujar Jazuli.

Ia menambahkan, pembinaan atlet tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, serta mental bertanding.

Karena itu, evaluasi rutin melalui seleksi internal dinilai penting untuk memantau perkembangan setiap atlet.

“Melalui kegiatan ini kami bisa melihat progres atlet setelah menjalani program latihan. Selain sebagai evaluasi kemampuan dan mental bertanding, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara atlet, pelatih, dan orang tua,” tutupnya. (tin/and)

Reporter: Martinus
Editor: Andhika

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER