SANGATTA — Aparat kepolisian memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur, berjalan aman dan terkendali.
Pengawasan dilakukan langsung oleh Polsek Muara Wahau melalui Polsubsektor Telen, Kamis (23/4/2026), dengan fokus pemantauan di SPBU Nomor 65.756007 di Desa Muara Pantun.
Personel kepolisian melakukan monitoring sekaligus pengamanan guna mengantisipasi potensi penimbunan, panic buying, hingga penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Pengawasan di lapangan dipimpin langsung Ps Kapolsubsektor Telen, AIPTU Irwan Agung N.
Berdasarkan hasil pemantauan, stok Pertalite di SPBU tersebut masih mencukupi dengan ketersediaan sekitar 7.000 liter.
Proses pengisian BBM juga dilaporkan berjalan lancar dengan antrean kendaraan yang tetap tertib dan terkendali.
Petugas turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran distribusi BBM.
Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memperketat pengawasan terhadap potensi praktik pengetapan.
SPBU diminta tidak melayani kendaraan yang terindikasi melakukan pengisian berulang secara tidak wajar.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengatakan pengawasan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas distribusi BBM di tengah masyarakat.
“Kami memastikan distribusi BBM berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Masyarakat tidak perlu panik, tetap tertib saat melakukan pengisian,” ujarnya.
Ia menegaskan pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara berkala dan tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi. “Tidak ada toleransi bagi pelaku pengetapan. Jika ditemukan, akan kami proses,” tegasnya.
Penulis: Ramlah
Editor: Agus S


