Pemkab Kubar Berduka, Rama Asia Dikenang Sebagai Pionir Daerah

SENDAWAR — Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menghadiri prosesi ibadah pelepasan almarhum Rama Alexander Asia di Gereja GMAHK Torsina, Samarinda, Minggu (12/4/2026). Suasana haru menyelimuti prosesi penghormatan terakhir bagi sosok yang dikenal sebagai pelopor pembangunan Kutai Barat tersebut.

Kehadiran orang nomor satu di Kutai Barat itu menjadi bentuk penghormatan atas jasa besar almarhum dalam perjalanan sejarah Kabupaten Kutai Barat, khususnya pada masa awal pemekaran daerah.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Frederick Edwin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik daerah tersebut.

“Almarhum merupakan sosok yang baik, berdedikasi, dan memiliki pengabdian besar dalam pembangunan daerah. Selama menjabat sebagai Penjabat Bupati Kutai Barat periode 1999–2001 dan Bupati Kutai Barat periode 2001–2006, beliau telah memberikan banyak kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, almarhum dikenal sebagai pionir pembangunan sekaligus pemimpin pertama pilihan rakyat pasca-pemekaran Kutai Barat. Pada masa awal berdirinya daerah, Rama Alexander Asia memiliki peran penting dalam meletakkan fondasi pembangunan serta menentukan arah kebijakan strategis daerah.

Frederick Edwin menegaskan bahwa berbagai program dan langkah pembangunan yang dirintis almarhum menjadi dasar bagi perkembangan Kutai Barat hingga saat ini.

“Dedikasi dan pengabdian beliau akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah daerah serta menjadi teladan bagi kita semua,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan.

Diketahui, almarhum Rama Alexander Asia lahir pada 17 September 1945 dan meninggal dunia pada usia 81 tahun, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 09.00 WITA di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie.

Prosesi ibadah pelepasan turut dihadiri Ketua Komisi III DPRD Kutai Barat, Octavianus Jack, jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Kepergian Rama Alexander Asia menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kutai Barat, sekaligus meninggalkan jejak panjang dalam pembangunan daerah yang akan terus dikenang. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER