TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan kembali menggelontorkan anggaran hibah bagi Organisasi Masyarakat (Ormas) di Bulungan.
Anggaran hibah yang digelontorkan kurang lebih Rp 2,2 miliar yang diperuntukan bagi 20 Ormas di Bulungan. Dari data yang ada, ormas yang mendapat anggaran hibah paling banyak yakni Lembaga Adat Dayak Kenyah Bulungan sebesar Rp 600 juta.
Urutan anggaran terbesar kedua yakni Kaukus Perempuan Politik Bulungan sebesar Rp 300 juta, dan terbesar ketiga didapatkan Lembaga Adat Dayak Bulungan sebesar Rp 200 juta.
Dari anggaran tersebut nilai terendah sebesar Rp 40 juta yang diperoleh 4 ormas. Bupati Bulungan, Syarwani kepada wartawan menyampaikan penyerahan dana hibah ke ormas ini dirangkaikan dengan agenda halal bihalal. Hal ini sekaligus silaturahmi dengan pimpinan ormas di Bulungan.
“Alhamdulillah hari ini dalam rangkaian kegiatan halal bihalal, sekaligus silaturahmi dengan para pimpinan ormas yang ada di Kabupaten Bulungan, difasilitasi oleh Kesbangpol. Saya menyampaikan terima kasih,” kata Syarwani.
Tujuan utama kegiatan tersebut, kata Syarwani tidak hanya dalam konteks penyerahan anggaran hibah, akan tetapi lebih dari itu untuk mempererat dan memperkuat semangat sinergi bersama antara pemerintah daerah dengan seluruh organisasi sosial kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Bulungan.
“Karena bagaimanapun pembangunan yang kita laksanakan di Kabupaten Bulungan ini kan tidak lepas dari dukungan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya melalui simpul yang ada di dalam ormas di Bulungan,” bebernya.
“Kewajiban kita saling bersinergi dan memberikan dukungan termasuk kebijakan di tahun 2026, kita mengalokasikan di APBD untuk beberapa ormas untuk kita berikan dukungan dalam bentuk dana hibah. Sehingga kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan yang ada di setiap ormas itu, benar-benar bisa berjalan. Konsolidasi organisasi ini benar-benar bisa maksimal dilaksanakan dan ada atensi perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah setiap tahun,” tandasnya. (*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


