TANJUNG SELOR – Anggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kaltara didorong supaya bisa disalurkan dengan cermat sesuai dengan kepentingan masyarakat Kaltara.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kaltara, Achmad Djufrie kala dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Ia menyampaikan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD merupakan cerminan langsung aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui berbagai kegiatan resmi DPRD Kaltara.
“Pokir ini disusun dari hasil penyerapan aspirasi oleh anggota dewan lewat sejumlah agenda di lapangan,” katanya.
Agenda DPRD yang dimaksud, seperti reses, kunjungan kerja, dan rapat dengar pendapat. “Karena Pokir ini merupakan bagian daripada aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui berbagai kegiatan resmi,” tuturnya.
Ditambahkan, Pokir DPRD menjadi instrumen penting guna memastikan program pembangunan daerah benar-benar menjawab persoalan masyarakat di berbagai wilayah.
“Kami akan terus berupaya setiap aspirasi dapat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan secara terarah dan berkelanjutan.
Ia menilai integrasi pokir ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah merupakan langkah strategis guna memperkuat keterpaduan antara fungsi legislasi DPRD dan perencanaan pemerintah daerah khususnya di Kaltara.(*)
Pewarta: Martinus


