Dorong Kemandirian Petani, DPRD Berau Usulkan Pengembangan Pupuk Lokal

BERAU – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai serius mengembangkan produksi pupuk lokal sebagai langkah strategis memperkuat sektor pertanian dan perkebunan.

Menurutnya, keterbatasan stok hingga distribusi yang bergantung dari luar daerah masih kerap dikeluhkan petani. Kondisi ini, kata dia, berdampak langsung pada produktivitas dan biaya produksi yang semakin tinggi.

“Masalah pupuk ini klasik, tapi belum sepenuhnya teratasi. Kalau kita terus bergantung dari luar, petani kita yang sulit,” ujarnya.

Sumadi menilai, pemerintah daerah harus membangun kemandirian dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada. Salah satu contoh yang bisa dijadikan rujukan adalah inisiatif Kelompok Tani di Kampung Kayu Indah yang berhasil mengembangkan pupuk lokal bernama Pourinka.

Ia menyebut, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat sebenarnya mampu berinovasi, asalkan mendapat dukungan yang tepat dari pemerintah. “Ini bukan hanya soal memenuhi kebutuhan pupuk, tapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Kalau dikelola serius, bisa jadi sumber ekonomi baru di kampung,” ucapnya.

Sumadi berharap pemerintah daerah tidak hanya melihat inisiatif tersebut sebagai program kecil, tetapi menjadikannya sebagai bagian dari kebijakan yang lebih besar. “Mulai dari pendampingan, pelatihan, hingga pemasaran produk pupuk lokal perlu dipikirkan,” pungkasnya. (adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER