TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) bakal kembali mengusulkan adanya keberangkatan gratis selama bulan Ramadan tahun 2026.
Termasuk usulan adanya penurunan harga tiket untuk transportasi darat, laut, dan udara. Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang menyampaikan hal itu kepada sejumlah awak media belum lama ini.
“Kita akan mengusulkan adanya angkutan gratis darat dan usulan penurunan harga tiket pesawat selama mudik lebaran,” ucap Zainal A Paliwang.
Kemudian, ia menambahkan untuk angkutan sungai masih akan dilakukan kordinasi lebih lanjut. “Untuk penerbangan saya sudah komunikasi dengan presdirnya lion beberapa waktu lalu. Kita minta penurunan harga tiket pesawat itu khusus penerbangan ke Tanjung Selor dari Balikpapan. Saya minta ke beliau kalau bisa harga tiketnya jangan terlalu mahal. Kalau bisa maksimalnya Rp 1 juta per orang,” kata gubernur.
Karena, kata gubernur tiket pesawat Balikpapan Berau itu sekitar Rp 900 ribu sementara Balikpapan Tanjung Selor mencapai Rp 1,3 juta itu kemahalan.
“Nanti masyarakat tentu memilih yang ekonomis. Tapi manakala harga tiket itu Rp 1 juta pasti tidak terlalu menguras kantong masyarakat,” kata gubernur.
Media ini mencoba untuk mencari rute penerbangan dari Tanjung Selor ke Balikpapan lewat aplikasi traveloka pada pukul 14.50 wita, namun keterangannya pencarian tersebut tidak tersedia. Dikonfirmasi berbagai sumber bahwa tarif terkini Tanjung Selor-Balikpapan harga tiketnya senilai Rp 1,1 juta.
Gubernur Kaltara berharap harganya terus menurun sesuai yang dibicarakan dengan manajemen maskapai. Ia berharap harga itu akan semakin turun seiring dengan komunikasi yang telah terjalin dengan pihak maskapai. (*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam


