TARAKAN – Arus mudik Lebaran melalui jalur laut di Kota Tarakan diperkirakan mulai meningkat pada pertengahan Maret. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Tarakan memprediksi puncak keberangkatan penumpang terjadi pada 15 hingga 16 Maret 2026.
Kepala Kantor Cabang PT Pelni Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, mengatakan lonjakan penumpang sudah mulai terlihat sejak 10 Maret. Namun, kepadatan tertinggi diperkirakan terjadi saat keberangkatan dua kapal utama Pelni.
“Untuk puncaknya kami lihat intensitas penumpang terjadi pada 15 dan 16 Maret, bertepatan dengan keberangkatan KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, penjadwalan dua kapal tersebut sengaja diatur pada waktu berbeda untuk menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan. Dengan pola tersebut, arus keberangkatan diharapkan lebih terurai.
Pelni mencatat jumlah penumpang pada momen mudik tahun ini mengalami peningkatan dibanding hari biasa. Jika pada kondisi normal jumlah penumpang berkisar 600 hingga 700 orang per keberangkatan, saat ini jumlahnya sudah mencapai lebih dari 1.100 hingga 1.200 orang. “Rata-rata keberangkatan sekarang sudah di atas 1.100 sampai 1.200 penumpang. Ini terbagi dalam tiga jadwal keberangkatan kapal,” jelasnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini sebagian besar tiket untuk jadwal keberangkatan awal hingga pertengahan Maret telah habis terjual. Meski begitu, kemungkinan penambahan kuota masih bisa terjadi melalui skema tiket non-seat jika terdapat ruas pelayaran yang tidak padat.
Untuk melayani arus mudik Lebaran, Pelni Cabang Tarakan menyiapkan empat armada, yakni dua kapal penumpang KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu, satu kapal perintis KM Sabuk Nusantara 97, serta kapal KM Gandha Nusantara 05.
Selain menyiapkan armada, Pelni juga melakukan berbagai langkah persiapan, mulai dari pemeriksaan keselamatan kapal, koordinasi dengan otoritas pelabuhan hingga pengaturan alur penumpang di terminal. “Kami juga bekerja sama dengan KSOP dan Pelindo untuk pengamanan serta pengaturan alur penumpang di terminal agar proses naik kapal berjalan tertib dan nyaman,” katanya.
Pelni juga mengimbau calon penumpang agar membeli tiket melalui jalur resmi, salah satunya melalui aplikasi Pelni Mobile, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan. “Kami berharap masyarakat bisa membeli tiket lebih awal dan mengikuti arahan petugas agar perjalanan mudik berjalan aman dan lancar,” tutupnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


