
BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris mendorong penertiban tambang ilegal sekaligus pemulihan hutan yang rusak. Hal itu bertujuan agar keberlanjutan lingkungan terwujud. Dirinya menilai, maraknya aktivitas tambang ilegal meninggalkan dampak serius terhadap lingkungan, terlebih lagi berpotensi besar menimbulkan bencana.
“Langkah penertiban tambang ilegal harus kita dukung bersama. Namun yang paling penting adalah bagaimana pemulihan lingkungan dilakukan secara nyata dan terukur, bukan sekadar imbauan,” ujarnya.
Gideon menyebut, dalam pemulihan lingkungan perlu kolaborasi seluruh pihak dengan mekanisme yang jelas. “Pemerintah juga harus beri pendampingan serta anggaran yang memadai,” tuturnya.
Lebih lanjut, adanya rencana transisi dari sektor pertambangan ke pariwisata dinilai Gideon merupakan langkah yang realistis. Akan tetapi perlu persiapan matang. “Skema transisi harus jelas dan disosialisasikan agar masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor tambang tidak kehilangan mata pencaharian,” imbuhnya.
Dirinya berharap pemerintah daerah dapat memperkuat pengawasan di lapangan agar praktik tambang ilegal tidak kembali muncul. “Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, aparat penegak hukum hingga masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya. (adv)


