Dorong Harga Bapok Stabil

BERAU – Momen bulan suci Ramadan, isu kenaikan harga bahan pokok (bapok) kembali menjadi sorotan. Lonjakan permintaan yang terjadi memicu kenaikan harga di pasar, sehingga dikhawatirkan berdampak pada daya beli masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melakukan langkah antisipasi agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Momentum Ramadan memang identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat. Namun, kondisi ini tidak boleh dijadikan alasan untuk menaikkan harga secara tidak wajar,” tegasnya.

Dirinya menilai, pengawasan distribusi barang menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas harga. Jangan sampai terjadi kelangkaan akibat distribusi yang tersendat atau adanya oknum yang menahan stok demi keuntungan lebih besar.

Sakirman juga mendorong dinas terkait untuk rutin turun ke lapangan melakukan pengecekan harga dan stok bahan pokok, terutama komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan daging. “Kalau perlu, lakukan operasi pasar lebih awal. Jangan menunggu harga sudah terlanjur tinggi baru bertindak,” tuturnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, distributor, hingga pedagang agar tercipta komitmen bersama menjaga kestabilan harga selama Ramadan.

Menurutnya, pedagang yang tetap menjual sesuai harga wajar justru membantu menjaga iklim ekonomi daerah tetap sehat. Ia pun mengimbau agar para pelaku usaha tidak mengambil keuntungan berlebihan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. “Ramadan ini momen ibadah dan kebersamaan. Jangan sampai masyarakat justru terbebani karena harga melambung tinggi,” tandasnya. (adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER