BALIKPAPAN – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Kapolda Kaltara) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menghadiri kegiatan penandatanganan surat perjanjian kerja sama penyediaan bahan bakar minyak (BBM) dan pelumas antara Polda Kalimantan Utara dengan PT Pertamina Patra Niaga.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU) Polda Kaltara, para Kapolres jajaran, serta perwakilan manajemen PT Pertamina Patra Niaga. Dari pihak Pertamina, hadir Region Manager Corporate Sales Kalimantan Darwin Harianja, Sales Area Manager Industry Kaltimtara Ery Prasetyo Budi, Assistant Manager Administration & Sales Support Ruri Hudi Astuti Dewi Subroto, serta Sales Branch Manager Industry Berau Kaltara Fandhy Harianto.
“Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menjamin ketersediaan BBM dan pelumas guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di wilayah Kalimantan Utara,” ucap Kapolda Kaltara.
Disisi lain, ketersediaan energi dinilai sebagai unsur fundamental dalam menunjang mobilitas personel, operasional kendaraan dinas, serta sarana dan prasarana kepolisian lainnya.
Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan operasional, tetapi juga dilaksanakan dengan prinsip tata kelola yang baik.
Ia menekankan pentingnya efisiensi, ketepatan penggunaan anggaran, serta transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pelaksanaan kerja sama.
“Kerja sama ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan prinsip efisiensi dan ketepatan penggunaan anggaran, transparansi dan akuntabilitas, serta pengawasan berjenjang secara konsisten dan berkelanjutan. Hal ini diharapkan dapat mencegah timbulnya permasalahan administrasi maupun hukum di kemudian hari,” tukasnya.
Lebih lanjut, Kapolda berharap kerja sama antara Polda Kalimantan Utara dan PT Pertamina Patra Niaga dapat terus terjaga dan ditingkatkan, seiring dengan kebutuhan organisasi Polri yang semakin dinamis. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


