TARAKAN – Program Koperasi Merah Putih di Kota Tarakan belum berjalan merata. Dari total koperasi yang telah terbentuk, baru empat koperasi yang benar-benar aktif menjalankan kegiatan usaha, sementara tiga koperasi lainnya masih berada pada tahap pembangunan gerai.
Ketua Koperasi Merah Putih Kota Tarakan, Saifullah, menyampaikan bahwa koperasi yang saat ini telah beroperasi aktif berada di Kelurahan Selumit, Karang Anyar, Mamburungan Timur, dan Mamburungan. Keempat koperasi tersebut memiliki aktivitas usaha yang berjalan meski dengan keterbatasan modal dan fasilitas.
“Yang betul-betul sudah jalan dan punya aktivitas rutin itu baru empat koperasi,” kata Saifullah, Senin (19/1/2026)
Sementara itu, pembangunan gerai Koperasi Merah Putih masih berlangsung di Juata Permai, Kampung 4, dan Juata Kerikil. Ketiganya belum menjalankan aktivitas usaha secara penuh karena masih menunggu penyelesaian fisik dan kesiapan operasional.
Saifullah yang juga diamanatkan sebagai Ketua Koperasi Selumit menjelaskan, secara ideal jumlah koperasi yang aktif seharusnya mencapai 20 unit, seiring dengan jumlah kelurahan di Kota Tarakan. Setiap kelurahan diharapkan memiliki satu koperasi yang berfungsi sebagai penggerak ekonomi masyarakat setempat. “Tarakan ini punya 20 kelurahan, idealnya 20 koperasi juga aktif. Tapi realitasnya belum semua siap berjalan,” ujarnya.
Dia menilai perbedaan kesiapan pengurus, keterbatasan modal kerja, serta perubahan kebijakan pemerintah pusat menjadi faktor yang memengaruhi belum optimalnya aktivitas koperasi di daerah.
Meski demikian, koperasi yang sudah berjalan disebut tetap bertahan dengan modal mandiri dan dukungan pemerintah kota, terutama dalam bentuk kemudahan perizinan dan pemanfaatan aset daerah.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


