TARAKAN – Sejumlah petugas kepolisian bergerak cepat mendirikan tenda darurat di area RSUD dr.H. Jusuf SK Tarakan, Rabu (5/11/2025), setelah gempa bumi mengguncang Kota Tarakan. Pemasangan dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan meski sejumlah fasilitas rumah sakit sempat terdampak guncangan.
Tenda-tenda darurat ini difungsikan sebagai ruang tambahan bagi pasien dan tenaga medis, sekaligus area siaga jika terjadi gempa susulan. Langkah cepat tersebut dilakukan tak lama setelah getaran dirasakan di sejumlah wilayah kota.
Kasat Samapta Polres Tarakan, Iptu Imran, mengatakan pemasangan tenda merupakan bagian dari respons cepat petugas dalam penanganan situasi darurat pascagempa. Menurutnya, kehadiran aparat di lokasi juga dimaksudkan untuk memastikan masyarakat merasa aman dan kegiatan rumah sakit bisa kembali normal.
“Kami langsung menurunkan personel untuk membantu memasang tenda darurat. Ini bentuk dukungan kami agar pelayanan di RSUD tetap berjalan dan masyarakat tidak panik,” ujarnya.
Selain membantu di rumah sakit, personel juga bersiaga di sekitar area untuk mengantisipasi kemungkinan situasi darurat lanjutan. Hingga saat ini, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, dan kondisi di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan terpantau aman serta kondusif.
Gempa dengan kekuatan 4,8 magnitudo yang terjadi pagi tadi sempat membuat aktivitas warga terhenti sejenak. “Beberapa pasien rumah sakit sempat dievakuasi ke luar gedung sebagai langkah antisipasi sebelum kondisi dinyatakan aman kembali,” tuturnya. (apc/and)
Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika


