Target 400 Ton, Bulog Baru Dapat 8,5 Ton Jagung Pipil di Kaltara

TARAKAN – Perum Bulog mulai menyerap hasil panen jagung pipil petani di Kalimantan Utara (Kaltara). Hingga saat ini, sekitar 8,5 ton jagung sudah dibeli dari petani di Kabupaten Bulungan, yang merupakan binaan Polda Kaltara dan Polres Bulungan.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyerap hingga 400 ton jagung di Kaltara.

“Kalau di Kaltara itu kita ditargetkan 400 ton. Sudah ada yang terserap di Bulungan, sementara baru sekitar 8 ton 500 kilogram,” ujar Musazdin, Senin (29/9/2025).

Dalam mekanismenya, kepolisian yang membina petani terlebih dahulu menginformasikan panen jagung ke Bulog. Setelah itu, tim Bulog turun untuk mengecek kualitas, termasuk kadar air dan potensi adanya jamur. Hanya jagung yang memenuhi standar yang bisa diserap Bulog.

Harga beli ditetapkan Rp5.500 per kilogram untuk jagung dengan kadar air 18–20 persen. Sedangkan jagung yang lebih kering akan dihargai lebih tinggi.

Musazdin menegaskan, jagung yang diserap ini tidak langsung dilempar ke pasar, melainkan disimpan sebagai cadangan pemerintah.

“Stok nantinya dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu sesuai arahan Bapanas, terutama ketika harga jagung di pasaran mengalami lonjakan,” tutupnya.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER