Efisien dan Tak Rusak Jalan, Teknologi HDD di Tarakan Jadi Acuan Daerah Lain

TARAKAN – Pemasangan jaringan pipa distribusi air bersih dengan metode Horizontal Directional Drilling (HDD) di Tarakan, menjadi yang pertama di Kalimantan. Teknologi ini dinilai lebih hemat, efisien, serta berpotensi menjadi rujukan bagi daerah lain.

Wali Kota Tarakan, Khairul, menyebutkan pemasangan pipa di Jalan Kusuma Bangsa menggunakan metode HDD, merupakan langkah strategis Perumda Tirta Alam Tarakan untuk meningkatkan pelayanan air bersih.

Menurutnya, penggunaan metode HDD telah melalui kajian dan diskusi panjang.
“Ternyata, diskusi kita ini menggunakan metode pemasangan pipa yang baru dengan cara dibor ini lebih efisien. Dan informasinya sudah mencapai 1,2 kilometer. Jika sudah selesai, nantinya di wilayah pesisir airnya akan semakin kencang tekanannya saat diputar di keran. Harapan kita seperti itu. Ini juga lebih hemat. Dan yang pasti bahwa tidak merusak jalan, lebih hemat dan lebih cepat,” jelas Khairul.

Direktur Utama Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, menambahkan, metode HDD bekerja mirip dengan pengeboran minyak, namun dilakukan secara horizontal di bawah jalan. Dari situ, pipa ditarik hingga sepanjang 200 meter pada setiap segmen.

“Dalam satu kali pengeboran bisa sampai satu jam lebih prosesnya. Mengebor tanahnya yang lama, tapi masukkan pipanya sebentar saja. Untuk waktu, 1,5 jam lebih sudah bisa tembus 200 meter,” terang Iwan.

Dengan metode ini, jalan tak perlu dibongkar di sepanjang jalur pipa. Hanya 16 titik yang dibuka untuk pengeboran. Dari sisi biaya, HDD juga jauh lebih efisien.
“Kalau digali manual keseluruhan pinggir jalan bisa menghabiskan anggaran sampai Rp30 miliar. Namun pagu anggarannya kurang lebih Rp17 miliar saja sepanjang 3 kilometer. Pipanya ini gede,” ungkapnya.

Hingga Kamis (25/9/2025), progres pekerjaan telah mencapai 1,2 kilometer atau sekitar 40 persen. “Kemarin targetnya 3 bulan selesai, tapi kelihatannya bisa lebih cepat. Estimasi Oktober akhir bisa commissioning, Bulan November sudah beroperasi,” ujar Iwan.

Ia menegaskan, penerapan HDD di Tarakan merupakan yang pertama di Kalimantan, dengan peralatan yang didatangkan langsung dari Amerika. Teknologi ini pun mendapat perhatian dari daerah lain.

“Bahkan ada beberapa sudah mau melihat ke sini. Daerah Madura kemarin mau lihat karena mereka nilai caranya bagus. Biasanya untuk kota padat bagus dengan cara ini,” pungkasnya.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER