TARAKAN – Habib Rizieq Shihab (HRS) mengajak umat Islam untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial dalam Tabligh Akbar di Masjid Baburahmat, Kelurahan Sebengkok Tiram, Sabtu (20/9/2025) malam.
Habib Rizieq menegaskan bahwa persaudaraan Islam tidak ditentukan oleh darah, suku, budaya, atau warna kulit, melainkan diikat oleh iman.
“Selama dia beriman kepada Allah, berarti dia saudara kita. Tidak peduli dari mana asalnya, kita semua bersaudara,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Habib Rizieq mengutip hadits Nabi Muhammad SAW yang menggambarkan umat Islam bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakan. “Begitulah seharusnya umat Islam, saling peduli, saling merasakan suka dan duka,” ucapnya.
Dia menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama, baik dalam aspek ekonomi maupun ilmu pengetahuan. Menurutnya, orang yang mampu secara ekonomi harus membantu yang miskin, sementara orang berilmu wajib mengajarkan yang belum tahu. “Kalau ada saudara kita lapar, maka laparnya harus menjadi lapar kita. Kalau ada saudara kita bodoh, maka orang yang berilmu wajib mengajarkan,” katanya.
Habib Rizieq juga mengingatkan umat Islam untuk menjauhi kemungkaran seperti judi, minuman keras, dan narkoba. Dia menekankan bahwa amar ma’ruf nahi munkar harus dijalankan dengan cara yang tepat, mulai dari dakwah yang santun, perintah yang tegas, hingga berjihad melawan kemungkaran dalam arti menjaga kebaikan dan melindungi masyarakat.
Di akhir tausiyah, Habib Rizieq mengajak umat Islam untuk memperbanyak istighfar dan menjaga kebersamaan. “Persaudaraan Islam itu indah. Yuk, mari kita bangkitkan rasa kepedulian kita sesama umat,” tutupnya. (apc/and)
Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika


