Penolakan dan Dukungan Warnai Rencana Kedatangan Habib Rizieq ke Tarakan

TARAKAN – Rencana kedatangan Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS), ke Kota Tarakan dalam rangka Maulid Akbar sekaligus aksi solidaritas untuk Palestina pada Sabtu (20/9/2025), memicu respons penolakan dan dukungan di tengah masyarakat.

Aliansi Masyarakat Asli Kalimantan Utara (AMAKU) secara tegas menyatakan, menolak kehadiran HRS. Mereka menilai rekam jejak HRS kurang baik dan berpotensi memecah belah umat.

“AMAKU menilai, beliau ini datang ke bumi Kaltara membahas paham radikalisme dan paham intoleransi yang sangat meresahkan bagi masyarakat adat asli Kaltara, yang selama ini hidup rukun dan penuh toleransi,” kata Ketua AMAKU, Agustinus Amos, dalam surat resminya, Kamis (19/9/2025).

AMAKU menegaskan, penolakan tersebut bukan ditujukan pada acara Maulid Nabi, melainkan kepada sosok HRS. Mereka juga meminta Kapolda Kaltara membatalkan rencana kedatangannya.

Di sisi lain, panitia acara dari Aliansi Aksi Solidaritas Kaltara untuk Palestina menilai, penolakan tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi.

“Kalau membuat baliho, flayer, atau menyatakan sikap di media itu tidak masalah. Tapi kami ingatkan jangan sampai ada persekusi atau menghadang di bandara, itu pelanggaran hukum,” ujar Sekretaris Panitia, Ahmad Irwan.

Ia berharap aparat bersikap tegas dan netral dalam menjaga kondusifitas. Menurutnya, panitia hanya ingin melaksanakan Maulid Nabi dengan menghadirkan ulama besar. “Kami juga warga Tarakan, bukan hanya mereka. Kalau ada persekusi, kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Ahmad Irwan juga membantah tuduhan negatif terhadap HRS. Menurutnya, kasus hukum yang pernah menjerat HRS hanya terkait pelanggaran protokol COVID-19, bukan tindak kriminal.

“Beliau bukan penjahat, bukan teroris, bukan buronan negara. Habib Rizieq adalah tokoh agama yang dicintai sebagian masyarakat dan berhak mendapat jaminan keamanan,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terkait izin kedatangan HRS, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan detail, namun membenarkan adanya pemberitahuan.

“Iya sudah ada pemberitahuannya,” ucap Kepala Seksi Humas Polres Tarakan, Iptu Rusli, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (18/9/2025).

Melalui kesempatan ini, Polres Tarakan menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang bersifat hoaks atau menyesatkan, yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas di wilayah Kota Tarakan.

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga khamtibmas selama kegiatan berlangsung,

Sebagai informasi, Habib Rizieq dijadwalkan hadir pada Sabtu malam untuk memimpin Maulid Akbar dalam rangka aksi solidaritas Kaltara untuk Palestina. Acara tersebut akan berlangsung pukul 20.00 WITA di Halaman Masjid Baburahmat, Jalan Sebengkok Tiram, Kota Tarakan.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER