TARAKAN – Puskesmas Karang Rejo terus menggenjot pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat kota Tarakan. Program yang terhubung dengan aplikasi Sehat Indonesiaku dan Satu Sehat ini, kini tidak lagi terbatas pada momen ulang tahun, melainkan bisa dilakukan kapan saja melalui pendaftaran online maupun WhatsApp resmi Kementerian Kesehatan.
Kepala Puskesmas Karang Rejo, dr. Jumiati, mengatakan fokus utama saat ini adalah pemeriksaan kesehatan bagi anak usia sekolah. Pihaknya menargetkan 14.594 siswa dari 29 sekolah di wilayah kerja puskesmas. “Tim kami langsung turun ke sekolah. Pemeriksaan dasar dilakukan di sekolah, sedangkan pemeriksaan lanjutan akan diarahkan ke puskesmas oleh orang tua,” jelasnya, Senin (8/9/2025).
Selain sekolah, Puskesmas Karang Rejo juga menyasar masyarakat umum melalui kegiatan jemput bola ke RT, kelurahan, perkantoran, hingga kelompok guru. Hingga awal September 2025, tercatat 1.835 orang telah mengikuti CKG dari 2.232 yang mendaftar.
Wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo meliputi empat kelurahan, yakni Karang Balik, Karang Rejo, Karang Anyar, dan Karang Anyar Pantai. Total target CKG di wilayah ini mencapai 57.147 orang, dengan capaian bertahap sesuai rencana Kementerian Kesehatan, yakni 35 persen pada 2025, 46 persen pada 2026, hingga 100 persen pada 2029.
Menurut dr. Jumiati, layanan CKG bersifat bebas faskes, sehingga warga tidak harus datang ke fasilitas kesehatan sesuai kepesertaan BPJS. Jenis pemeriksaan juga disesuaikan dengan usia dan faktor risiko. Misalnya, warga berusia 60 tahun ke atas atau dengan riwayat jantung dan hipertensi otomatis akan menjalani pemeriksaan EKG.
“Kalau pemeriksaan sudah lengkap, hasilnya bisa langsung diakses masyarakat melalui aplikasi Satu Sehat dalam bentuk rapor kesehatan,” pungkasnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


