TARAKAN – Perumda Tarakan Aneka Usaha tengah mempersiapkan sistem pembayaran digital untuk parkir tepi jalan menggunakan QRIS. Rencananya, layanan ini mulai diluncurkan pada akhir September 2025 secara bertahap.
Plt. Direktur Perumda Tarakan Aneka Usaha, Anthon Joy Nahampun, mengatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan QRIS bagi seluruh juru parkir (jukir) resmi di Kota Tarakan. “Ada 116 jukir dengan 95 titik parkir yang akan kita lengkapi QRIS. Setiap jukir nanti akan punya QRIS sendiri yang ditempel di ID card barunya,” ujar Anthon, Senin (8/9/2025).
Menurut Joy, sapaan akrabnya, sistem ini memberikan dua opsi pembayaran kepada masyarakat. Pertama, tetap menggunakan cara konvensional dengan uang tunai. Kedua, bisa menggunakan QRIS bagi warga yang sudah terbiasa dengan pembayaran digital.
“Tarifnya tetap sama, motor Rp 2.000, mobil Rp 3.000. Tidak ada biaya tambahan untuk transaksi QRIS, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.
Joy menambahkan, kelebihan sistem ini adalah meminimalisir kebocoran setoran parkir, karena pembayaran langsung masuk ke rekening Perumda. Dana tersebut kemudian akan terakumulasi ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dengan QRIS, potensi kebocoran bisa ditekan karena alirannya jelas. Akhir September sudah mulai kita terapkan, tentu secara bertahap sambil edukasi jukir dan sosialisasi ke masyarakat,” jelasnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


