Dari Dunia Pendidikan ke Diskominfo, Perjalanan Baru Endah Sarastiningsih

TARAKAN – Perjalanan karier Endah Sarastiningsih kembali memasuki babak baru. Perempuan yang sebelumnya dikenal sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD Dinas Pendidikan Kota Tarakan itu, kini resmi menakhodai Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kota Tarakan.

Ia dilantik langsung oleh Wali Kota Tarakan, Khairul, pada 21 Agustus 2025 lalu. Selain jabatan barunya di pemerintahan, Endah juga dipercaya sebagai Ketua PGRI Kota Tarakan periode 2025–2030.

“Secara pribadi kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Wali Kota,” ucapnya ditemui usai dilantik.

Ketika disinggung soal perbedaan dunia pendidikan dengan lingkup komunikasi dan informatika, Endah dengan tenang menyebut tak ada yang benar-benar berbeda.

“Ini sama-sama memanage ya, karena saya juga punya pengalaman dari kepala sekolah juga managerial. Kemudian ketika di Dinas Pendidikan itu juga memanage, maka di sini juga sama managerial,” ujarnya.

Menurutnya, kunci dalam setiap posisi yang diembannya tetap pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Bedanya hanya terletak pada sasaran layanan.

“Hanya saja, pembedanya adalah sasaran layanannya. Jika di Dinas Pendidikan anak-anak usia sekolah, sementara itu DKISP adalah Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” jelasnya.

Endah juga menyampaikan, bahwa dirinya telah menerima sejumlah arahan dari Wali Kota Tarakan. Salah satunya menyangkut Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta publikasi kinerja perangkat daerah.

“Itu juga menjadi salah satu tugas kita termasuk bagaimana akurasi data yang sekarang ini masuk di dalam E-Walidata. Jadi tugas kita adalah melayani bagaimana OPD-OPD lain yang ada di Kota Tarakan, supaya kinerja mereka itu bisa terpublikasikan dan bisa sampai kepada masyarakat,” paparnya.

Harapannya, masyarakat bisa mengetahui dengan baik capaian kinerja pemerintah, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh isu atau informasi yang menyesatkan.

“Selain itu, masyarakat menjadi paham dan tidak gampang terprovokasi ketika ada berita-berita miring,” tambahnya.

Lebih lanjut, Endah menyebut ada pesan khusus dari Wali Kota yang harus segera ditindaklanjuti. Salah satunya mengenai layanan darurat melalui SPBE Call 112 yang terhubung dengan Tarakan Command Center (TCC).

“Jadi tugas kita adalah menyampaikan kepada masyarakat, bahwa ini di Diskominfo ada TCC, Tarakan Command Center. Jadi kedaruratan-kedaruratan itu bisa dilaporkan ke 112. Ini kan karena banyak yang belum mengetahui, presentasi kurang terpublikasi. Maka tugas kita banyak-banyak mempublikasikan itu,” tegasnya.

Di balik semua tanggung jawab barunya, Endah percaya bahwa komunikasi yang baik akan memperkuat kepercayaan publik kepada pemerintah. Baginya, tugas utama DKISP bukan sekadar menyebarkan informasi, tetapi juga memastikan data yang tersampaikan akurat dan dapat diandalkan.

Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER