Perluasan Jaringan Air Bersih di Bulungan Terus Digenjot, Target Rampung Akhir Tahun

TANJUNG SELOR – Upaya peningkatan layanan air bersih di Kabupaten Bulungan terus dilakukan secara bertahap. Melalui sinergi antara Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Benuanta di Bulungan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Fokus utama dari kolaborasi ini yakni memperluas jaringan perpipaan ke wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal.

Kepada wartawan, Direktur PDAM Danum Benuanta, Eldiansyah, menjelaskan bahwa sejumlah titik saat ini telah menerima penambahan jaringan.

Yakni di wilayah Tanjung Rumbia dan Bulu Perindu, yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi. “Sementara itu, jalur perpipaan dari Kilo 9 menuju kawasan perumahan telah dibangun berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bulungan,” bebernya.

Selain bantuan pemerintah daerah dan provinsi, pihaknya juga mengembangkan jaringan secara mandiri di beberapa titik seperti daerah Sengkawit, Gang Serati, dan Gang Buana Masbul.

Ia menyebutkan, proyek pengembangan jaringan tengah berjalan aktif di jalur IPA Pedelo menuju kawasan Bunda Hayati. Pemasangan pipa tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemkab Bulungan, dalam meningkatkan akses air bersih ke permukiman warga.

Ke depan, fokus pengembangan jaringan akan diarahkan ke kawasan Jelarai hingga Selimau 2, melalui jalur IPA Jelarai-Manunggal. Proyek ini termasuk dalam program optimalisasi jaringan yang telah ada, sekaligus mempersiapkan peningkatan kapasitas distribusi hingga 100 liter per detik.

“Pipa induk berdiameter 6 inci akan diganti dengan pipa berukuran 12 inci untuk menampung peningkatan debit air,” ujar Eldiansyah.

Proyek ini, katanya didukung langsung oleh Pemprov Kaltara. Selain kawasan Jelarai, wilayah Tanjung Palas dan Teras Baru juga menjadi prioritas dalam rencana pengembangan jaringan.

Untuk Tanjung Palas, Pemkab Bulungan telah mengalokasikan jaringan pipa berkapasitas 50 liter per detik, sementara pembangunan fisik jaringannya akan dilaksanakan oleh Pemprov Kaltara.

Di wilayah Sabanar, kapasitas distribusi sudah mencapai 20 liter per detik dan kini didukung oleh reservoir baru berbahan stainless steel. Ini menjadi peningkatan signifikan dibanding reservoir lama yang masih menggunakan bahan beton konvensional. (*)

Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER