TARAKAN – Sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Tarakan menggelar silaturahmi ke Mapolres Tarakan, sebagai bentuk dukungan moral dan apresiasi terhadap jajaran Polri dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah Tarakan.
Mereka mengungkapkan pentingnya penegakan hukum yang tegas, tanpa pandang bulu terhadap pelaku.
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini digelar pada Kamis, (17/7/2025), dan diterima langsung oleh Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, para tokoh menyampaikan apresiasi atas sikap tegas Polres Tarakan dalam menangani kasus narkotika, yang dinilai tanpa kompromi. Mereka menyatakan siap mendukung sepenuhnya langkah Polri untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat, tanpa memandang jabatan, status, maupun kedudukan.
Tokoh adat yang hadir menilai, langkah yang diambil Polres Tarakan sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal, serta harapan masyarakat adat, agar generasi muda tidak rusak akibat narkoba.
Selain itu, sejumlah perwakilan ormas juga menegaskan, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara adil dan menyeluruh, tanpa pengecualian walaupun pelaku berasal dari lingkungan pemerintahan, tokoh publik, atau aparat sekalipun.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan dukungan moral yang diberikan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi silaturahmi ini. Ini menjadi energi positif bagi kami, untuk terus bekerja maksimal dalam memberantas narkoba, demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa, khususnya di Tarakan,” tegas Kapolres.
Dirinya berharap sinergi antara Polri dan masyarakat tetap terjaga, dalam menjaga Kota Tarakan tetap aman, bersih dari narkoba, dan lebih baik di masa depan.
“Kami berharap narkoba di Kaltara dapat diberantas, oleh karena itu kami harap peran seluruh pihak,” tutupnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam


