spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Transformasi Hutan Kota Bunda Hayati ke Kebun Raya: Progres Capai 25 Persen

TANJUNG SELOR – Pengerjaan transformasi Hutan Kota Bunda Hayati menjadi Kebun Raya terus berlanjut dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bupati Bulungan, Syarwani, menjelaskan bahwa proyek penataan Hutan Kota ini menggunakan konsep pentahelix. Konsep ini menggandeng akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam penyelenggaraannya.

“Kami ingin melibatkan semua pihak dalam upaya merubah Hutan Kota menjadi Kebun Raya. Rencananya, di dalam Hutan Kota akan dibangun jalur jogging track dan fasilitas untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” ungkap Syarwani, belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang (PUPR) Bulungan, Khairul, menjelaskan bahwa fokus PUPR Bulungan pada proyek ini adalah pada bagian Sumber Daya Alam (SDA). “Kami berkonsentrasi pada bagian SDA, dan saat ini progres pengerjaan dari kami telah mencapai 25 persen,” ujar Khairul pada Selasa (19/9/2023).

Adapun total progres pengerjaan keseluruhan saat ini telah mencapai 5,8 persen. PUPR Bulungan, kata Khairul, terlibat dalam beberapa aspek proyek, seperti pembangunan jalan inspeksi, sistem irigasi, pengairan, dan lainnya.

Baca Juga:   Pembangunan Rumjab Gubernur di KBM Capai 60 Persen

“Kami saat ini tengah mengerjakan pembangunan jalan inspeksi serta jalan primer yang diberi lapisan tanah timbunan. Selain itu, juga ada proyek pengamanan embung serta pembersihan lahan yang akan dijadikan area taman atau land clearing,” jelasnya.

Selain pembangunan jalan, area tersebut juga mengalami penimbunan lahan untuk nantinya dijadikan sebagai pusat aktivitas bagi para pelaku UMKM. Konstruksi jalan primer akan dilanjutkan dengan pengaspalan, sementara jalan inspeksi menggunakan paving agar dapat digunakan sebagai lintasan jogging track.

“Pekerjaan yang akan kami selesaikan pada tahun ini mencakup penimbunan lahan, dan tahun depan kami akan melanjutkan dengan pengerasan, termasuk pembangunan area parkir untuk pengunjung,” tambahnya.

Jalan primer yang dikerjakan oleh PUPR Bulungan memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer. Sedangkan jalan tersier mencapai sekitar 744 meter dengan jalan paving selebar 3 meter dan panjang 1.482 meter.

“Namun, badan jalan akan disiapkan dengan lebar 2 hingga 5 meter,” pungkasnya. (tin)

BERITA POPULER