test
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Terus Genjot Penyelesaian Permasalahan Tapal Batas

TANJUNG REDEB – Persoalan tapal batas masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk diselesaikan. Pasalnya, hingga kini masalah tersebut masih terjadi di tubuh masyarakat beberapa kampung.

Menanggapi persoalan tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih menegaskan pihaknya hingga kini terus menggenjot penyelesaian permasalahan tapal batas.

Ditegaskannya, Pemkab Berau saat ini masih melakukan percepatan penyelesaian permasalahan tapal batas yang masih bermasalah. Dengan tujuan dapat memperjelas batas antar wilayah.

“Saat ini pada beberapa kampung yang memiliki persoalan tapal batas masih dalam proses penyelesaian. Kita upayakan selesai secepatnya,” tegasnya.

Lanjut Sri Juniarsih, untuk permasalahan yang tergolong berat juga akan diupayakan dipercepat proses penyelesaiannya. “Beberapa permasalahan tapal batas antar kampung tersebut telah ditangani oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” bebernya.

Dirinya juga mengaku telah menginstruksikan OPD terkait untuk mempercepat penyelesaian tersebut. “Semaksimal mungkin kita menginginkan permasalahan tapal batas ini bisa selesai cepat,” sebutnya.

Sri Juniarsih mengakui bahwa permasalahan tapal batas antar kampung menjadi fokus utama Pemkab Berau untuk segera diselesaikan. Terlebih, pada setiap pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan setiap tahun selalu menjadi usulan yang disampaikan oleh beberapa kepala kampung di 13 kecamatan.

“Memang saya akui, persoalan tapal batas ini selalu jadi usulan prioritas yang disampaikan berkali-kali. Sehingga hal ini menjadi atensi kita,” imbuhnya.

Kendati demikian, Sri Juniarsih berharap OPD terkait juga menjadikan persoalan tapal batas sebagai perhatian khusus, supaya dalam pelaksanaan Musrenbang ke depan tidak kembali diusulkan kepala kampung.

“Jika memungkinkan, akan tarik garis langsung untuk memutuskan batas lahan yang bermasalah. Saya kira tidak sulit, kita akan selesaikan dengan merundingkan antar kepala kampung yang bermasalah,” tandasnya. (adv/and)

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER