spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Syarwani Ingatkan ASN Dan PPPK, Jangan Jadi Radio Rusak

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk selalu dan senantiasa menjaga nama baik pemerintah Kabupaten Bulungan.

Hal itu, dia sampaikan saat memberikan arahan dan atensi terhadap ratusan PPPK yang diambil sumpah janjinya, beberapa waktu lalu. Syarwani berpesan untuk tidak lagi menjadi radio rusak, yang bermaksud segala dinamika yang terjadi lalu disebarluaskan baik melalui cerita warung kopi maupun lewat media sosial pribadi.

“Jika mungkin ada kebijakan dari pemerintah daerah, kritikan itu tidak hanya datang dari masyarakat. Tetapi bisa saja datang dari oknum ASN maupun PPPK,”ujar Syarwani, belum lama ini.

Dikatakan, ketika kebijakan yang diambil ada yang merasa tidak puas, mestinya disalurkan pada reel dan jalur yang benar.

Mungkin ada yang merasa tidak puas dan tidak terima terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah. Sehingga itu yang dikatakan bisa jadi radio rusak.

“Dalam tanda kutip, radio rusak yang kita gunakan reaksi berlebihan melalui media sosial kita, bercerita di warung kopi dan lain sebagainya,”kata Syarwani.

Baca Juga:   Imbas Banjir, Perekonomian Warga Tanjung Palas Timur Hampir Lumpuh

Namun, kata dia sisi lain secara otomatis sejak diucapkan sumpah janji sebagai ASN dan PPPK itu sudah terikat. “Dan wajib menjaga yang namanya harkat dan martabat pemerintah daerah,”tegasnya.

Dan jikalaupun ada ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah daerah, itu sebenarnya bisa disalurkan dan disampaikan secara langsung. Bahkan dirinya menegaskan, tidak perlu bernyanyi di luar terhadap dinamika yang terjadi di dalam internal pemerintah daerah.

“Tidak mesti kita bernyanyi di luar, karena kita sudah berada dalam satu rumah yang sama. Badan kita juga sama, dan bertanggungjawab terhadap apa yang menjadi hak, kewajiban menjaga nama baik pemerintah kabupaten Bulungan,” tutupnya. (tin/and)

Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER