test
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Soal HET Minyakita Naik, Disperindagkop Kaltara Belum Terima Surat Tembusan

TARAKAN– Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kalimantan Utara (Kaltara) mengaku belum menerima surat tembusan terkait naiknya Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, harga Minyakita akan naik ke Rp15 ribu per liter dari sebelumnya Rp14 ribu per liter.

“Sampai sekarang belum menerima surat tembusan, itu kan hanya di tv pernyataan dari Pak Menteri. Kami (Disperindagkop) masih menunggu biasanya ada pemberitahuan ke daerah provinsi,” ucap Kepala Disperindagkop Kaltara, Hasriani di Tarakan, Selasa (4/6/2024).

Hasriani mengatakan, ketersediaan stok Minyakita akhir-akhir ini memang sedang sulit dan kosong. Dari informasi yang didapatkan melalui staffnya, Minyakita hanya bisa diberikan kepada distributor sebulan sekali. “Di distributor sendiri Minyakita memang masih kosong,” katanya.

Disperindagkop Kaltara, beberapa waktu lalu, kata Hasriani, telah mendatangkan dua kontainer Minyakita yang didatangkan langsung dari pabriknya.

Pihaknya pun telah membagikan kepada pedagang di seluruh daerah di Kaltara disertai batasan pembelian.

“Namun kendala saat ini, bahkan dari Kementerian sendiri kami minta kondisinya memang dari pabriknya yang memang serba terbatas,” katanya.

Kendati ketersediaan Minyakita saat ini terbatas, Hasriani memastikan bahwa stok minyak di Kaltara terbilang aman. Sebab selain Minyakita, terdapat banyak jenis minyak goreng lainnya di pasaran, tentunya dengan kualitas yang baik. Ia juga tak menampik jika Minyakita sedang digandrungi masyarakat, salah satu penyebabnya karena harganya yang murah.

Diberitakan sebelumnya, kenaikan harga Minyakita sudah terjadi di Tarakan, Kaltara. Kondisi ini dikeluhkan sejumlah pedagang di Pasar Tenguyun, Tarakan. Salah satunya, Nurjanah (40), pedagang yang telah berjualan bahan sembako selama puluhan tahun di Pasar Tenguyun.

Ia mengatakan, kenaikan harga minyakita terjadi di seluruh daerah di Indonesia, tak terkecuali di Kota Tarakan. Saat ini harga Minyakita sebesar Rp 17 ribu per liter. Satu bulan yang lalu, katanya, harganya masih sekitar Rp 15 ribu.

“Sejak satu bulan yang lalu naiknya. Memang dari pusatnya naik bukan hanya di sini,” ungkapnya Minggu (19/5/2024) lalu.

Selain harga, ia juga mengeluhkan terkait berat Minyakita yang tidak sesuai dengan kemasan yang tertera. “Ada yg 5 liter tapi dicek cuman 4 liter, itu juga harganya sekarang Rp 85 dulu Rp 70,” paparnya.

Kendati mengalami kenaikan, Minyakita termasuk minyak yang paling laris dibeli. Alasanya karena harganya lebih murah dibanding minyak goreng lainnya.

“Minyak biasa Rp 18 ribu itu yang paling murah. Pembeli masih banyak karena paling murah,” ungkapnya.

Pewarta: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER