Sekolah Garuda Baru Siap Berdiri di Bulungan, Mulai Dibangun Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), ditetapkan sebagai salah satu lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru tahap pertama pada tahun 2025. Sekolah ini menjadi satu dari empat lokasi yang akan dibangun di Indonesia.

Tiga lokasi lainnya berada di Soe, Kabupaten Timur Tengah Selatan (NTT), kemudian yang kedua ada di Belitung Timur (Bangka Belitung), dan yang ketiga ada di Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara). Kabupaten Bulungan menjadi lokasi keempat dalam proyek pendidikan unggulan ini.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Ahmad Najib Burhani, menjelaskan bahwa setelah peluncuran resmi, tahap pembangunan akan segera dimulai pada tahun 2025.

“Gambarnya sudah selesai. Tahun ini akan dimulai pembangunannya dan ditargetkan rampung pada Juni 2026,” ujar Najib.

Ia menambahkan, pada pertengahan tahun 2026, sekolah tersebut sudah siap menerima peserta didik baru. Prioritas penerimaan akan diberikan kepada siswa asal Kaltara.

“Nanti siswanya diutamakan dari Kaltara, tetapi konsepnya adalah Nusantara. Artinya, siswa dari berbagai provinsi di Indonesia dapat mengikuti seleksi nasional dan ditempatkan di sini, dengan kuota tertentu,” jelasnya.

Najib menuturkan, keempat sekolah Garuda Baru tersebut memiliki konsep yang seragam, namun tetap menyesuaikan dengan kekayaan dan karakteristik lokal di masing-masing daerah.

“Konsepnya mirip, tapi desain bangunan akan menyesuaikan kontur dan budaya lokal. Semua tetap mengikuti standar internasional,” ujarnya.

Sekolah Garuda Baru juga akan menggabungkan kurikulum nasional dengan pengayaan global, serta pendidikan karakter untuk membentuk generasi pemimpin masa depan.

“Standar guru bersifat nasional, kurikulumnya mengadopsi kurikulum nasional dengan pengayaan global, serta pembelajaran karakter untuk mencetak pemimpin bangsa dan ilmuwan masa depan,” tambahnya.

Terkait nomenklatur, Najib menyebutkan bahwa penamaan sekolah masih dalam pembahasan. Kemungkinan besar, sekolah-sekolah tersebut akan dinamai SMA Unggul Garuda 1, 2, 3, dan 4, dengan Bulungan menjadi lokasi keempat.

Setiap sekolah Garuda Baru nantinya akan menampung sekitar 400 siswa, dengan kuota penerimaan 160 siswa per tahun yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk masyarakat lokal setempat. (*)

Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

BERITA POPULER