TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menetapkan peningkatan daya saing sebagai prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025.
PLT Kepala Bappeda dan Litbang Kaltara, Bertius, mengatakan, pilihan tersebut didasari posisi Kaltara yang berada di wilayah perbatasan serta statusnya sebagai provinsi yang tengah berkembang.
“Tugas pemerintah adalah memastikan Kaltara memiliki daya saing. Aspek ini mencakup banyak hal, termasuk pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).
Ia menjelaskan, Kaltara memiliki tiga kawasan strategis, yaitu perbatasan, pesisir, dan daratan (pedalaman). “Kita harus memastikan kesejahteraan masyarakat di semua kawasan tersebut dapat ditingkatkan,” tambahnya.
Selain daya saing, RPJMD juga memprioritaskan tata kelola pemerintahan. Menurut Bertius, meski kondisi geografis Kaltara cukup menantang, pelayanan publik di wilayah perbatasan harus tetap berjalan optimal. Untuk itu, pemerintah mendorong perangkat daerah supaya terus berinovasi dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat.
Prioritas lainnya adalah ketahanan ekologis, mengingat Kaltara memiliki geografis ekstrem dengan banyak pulau dan beragam kondisi alam. “Menjaga kelestarian lingkungan menjadi tujuan penting,” tegasnya.
Keempat prioritas tersebut, lanjut Bertius, telah dirumuskan sebagai arah pembangunan Kaltara dalam RPJMD tahun 2025. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


