spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Revitalisasi Tugu Lemlai Suri Memerlukan Waktu 240 Hari Kalender

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memutuskan untuk mengalihkan arus lalu lintas dari Jalan Serindit menuju Jelarai Selor dalam rangka proyek revitalisasi Tugu Lemlai Suri.

Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan proyek revitalisasi ini didanai melalui APBD 2024. Menurutnya, revitalisasi ini bertujuan untuk memperindah dan memperbaiki Tugu Lemlai Suri, sambil tetap mempertahankan ikon Tugu Lemlai Suri sebagai kebanggaan masyarakat Bulungan.

“Pembangunan ini kita tinggikan dari 18 meter menjadi 24 meter,” ujar Syarwani, Minggu (5/5/2024).

Dia berharap revitalisasi ini dapat meningkatkan semangat bersama dalam upaya mempercepat pembangunan di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bulungan, Adriani, menambahkan pengerjaan proyek revitalisasi Tugu Lemlai Suri membutuhkan waktu 240 hari kalender.

“Meskipun pekerjaan fisik dilakukan menyeluruh, bentuk aslinya tidak akan diubah,” tukasnya.

Adriani menjelaskan ikon telur pecah pada Tugu Lemlai Suri akan diganti dengan bahan perunggu. Material perunggu harus dipesan dari luar daerah karena tidak tersedia di Bulungan. Namun, untuk struktur bawah tetap akan menggunakan bahan beton.

Baca Juga:   4,1 Kilo Narkotika Dari Tiga Tersangka Diamankan

Selain itu, posisi Tugu Lemlai Suri akan sedikit dipindahkan ke sisi kiri karena posisinya tidak sejajar dengan median jalan. Diungkapkan, selama pelaksanaan proyek, DPRKP Bulungan telah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Bulungan untuk melakukan pengalihan jalur lalulintas.

Perubahan jalur tersebut dari Jalan Sengkawit menuju Jelarai Selor akan tetap menjadi satu jalur, begitu juga dengan jalur dari Jelarai Selor menuju Jalan Sengkawit.

Akses dari Jalan Serindit menuju Jelarai Selor harus memutar balik di depan Hutan Kota Bunda Hayati. Adriani menyampaikan harapannya bahwa proyek revitalisasi ini dapat berjalan lancar dan tuntas sesuai kontrak tanpa adanya hambatan. (tin/and)

Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER