spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ratusan PJU di Tarakan Mati

TARAKAN – Ratusan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Tarakan diketahui tidak berfungsi sama sekali alias mati. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pelayaran Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Sukarman kepada awak media, Senin (6/11/2023).

“Jumlah PJU se Tarakan ini kurang lebih 5.500. Yang perlu diketahui masyarakat dari total jumlahnya, ada 600 hingga 800an lampu masih mati. Terkait PJU ini diserahkan ke Dishub mulai 2021,” ucapnya.

Sukarman menjelaskan, PJU yang mati tersebut tersebar di seluruh Kecamatan di Tarakan. Penyebab PJU mati karena masih menggunakan lampu konvensional. Lampu ini tidak berstandar sehingga mudah rusak terlebih saat terjadi cuaca buruk. “Bola lampu konvensional ini tidak tahan petir dan umurnya tidak Panjang. Paling 6 atau 8 bulan sudah mati dan perlu diganti. Sehingga tahun ini kami mencoba mengusulkan bola lampu konvensional seperti ini tidak lagi dipakai dan digunakan,”ucapnya.

Sukarman menyebut PJU seharusnya menggunakan lampu luminer yang memiliki kualitas baik. Lampu tersebut memiliki garansi 5 tahun. “Kalau 5 tahun rusak bisa diganti oleh pabrikan. Bahkan yang terpasang di Jalan Mulawarman menggunakan lampu luminer sudah bertahan 7 atau 8 tahun,”kata dia lagi.

Baca Juga:   Sakit Hati Diputusi, Pria di Tarakan Sebar Video dan Foto Bugil Kekasihnya

Ia menyebut biaya perawatan PJU membutuhkan biaya besar mencapai miliaran rupiah. Sayangnya, anggaran yang diterima Dishub Tarakan untuk perawatan PJU sangat kecil hanya senilai Rp 180 juta. Bahkan pada 2021 lalu, anggaran yang didapatkan senilai Rp 49 juta.

“Di awal-awal biaya pemeliharaan sangat kecil hanya Rp 49 Juta. Jadi bisa dibayangkan dengan anggaran sekian bisa dipakai untuk apa. Daerah lain anggarannya sudah miliaran per tahun. Idealnya 10 miliar untuk mengganti semua lampu. Kami sudah sampaikan ke wali kota, anggota dewan dan pimpinan kita di atas. Intinya memberikan data konkrit bahwa PJU masih sangat dibutuhkan di lapangan,”ungkapnya.

Menurutnya, PJU perlu mendapat perhatian lebih karena jika mati akan memancing kejahatan. “Gelapnya daerah ini tentu akan memancing kejahatan. Tarakan alhamdulillah dari Simpang 4 KFC sampai ke arah Lingkas Ujung Pelabuhan lampu sudah diganti sehingga sudah terang,” tandasnya. (apc/and)

Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER