TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan resmi meluncurkan Program UMKM BIRD. Program ini merupakan sebuah inisiatif sosial yang menunjukkan kepedulian pelaku usaha lokal terhadap penyandang disabilitas.
Selain itu juga, program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopendag) Kabupaten Bulungan dengan Yayasan Faqih Hasan Centre.
Melalui program ini, para pelaku UMKM yang tergabung dalam komunitas Tepian Kayan dan CFD Tebu Kayan berkomitmen memberikan potongan harga yang signifikan bagi para penyandang disabilitas. Rentang diskon yang ditawarkan mulai dari 10 hingga 100 persen atau gratis.
”Penetapan BIRD ini adalah bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Bulungan hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kesetaraan dan menghapus diskriminasi bagi penyandang disabilitas,” ungkap seorang pedagang yang namanya enggan disebutkan.
Program UMKM BIRD juga sejalan dengan agenda besar pemerintah daerah, yakni mendukung program prioritas yakni Mitra Bulungan Berdaulat.
Dalam program ini mencakup hal yang berkaitan dengan SIAP PRO Lansia dan Disabilitas Prioritas karena selain dukungan potongan harga, Pemerintah Kabupaten Bulungan juga melakukan inovasi pelayanan publik dengan menerbitkan Kartu Penyandang Disabilitas yang kini telah terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Langkah ini mendapat apresiasi luas dari komunitas disabilitas di Kabupaten Bulungan lewat kebijakan ini diharapkan dapat mendukung dan membantu kesejahteraan pelaku usaha serta pemerhati terhadap kaum distabilitas. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


