TANJUNG SELOR – Personel Polresta Bulungan melaksanakan pengamanan kegiatan Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 yang digelar pada Sabtu (31/1/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di Masjid Besar Al-Muhajirin, Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara.
Peringatan Harlah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh besar hingga pejabat daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Riyanto, Camat Tanjung Palas Utara Kasino, Ketua MWC NU Kecamatan Tanjung Palas Utara Edi Subagyo serta tokoh agama, tokoh masyarakat.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polresta Bulungan menerjunkan personel pengamanan di sekitar lokasi acara, baik di area masjid maupun jalur lalu lintas sekitar lokasi.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjamin keamanan dan kenyamanan kegiatan keagamaan.
“Polresta Bulungan memberikan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Harlah NU ke-100 berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ini merupakan komitmen kami dalam mendukung kegiatan keagamaan serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Aipda Hadi Purnomo.
Ia menjelaskan, selain pengamanan terbuka dan tertutup, personel juga melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan jamaah yang hadir.
Dalam rangkaian peringatan Harlah NU ke-103 tersebut, panitia melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Adapun rangkaian kegiatan meliputi Khotmil Qur’an, Khitan Massal yang diikuti oleh 42 peserta, Pengobatan Gratis, serta Ziarah Kubur.
Aipda Hadi Purnomo menambahkan bahwa Polresta Bulungan sangat mengapresiasi kegiatan Harlah NU yang diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
“Kegiatan seperti khitan massal dan pengobatan gratis sangat membantu masyarakat. Kami berharap sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi menjaga persatuan dan kerukunan,” tandasnya. (tin/and)
Reporter: Martinus
Editor: Andhika


