spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polisi Periksa Saksi, Selidiki Motif Penyerangan Polres Tarakan

TARAKAN – Sejumlah pertanyaan masih menjadi misteri dalam kasus penyerangan Polres Tarakan yang dilakukan seorang pria berinisial R pada Minggu (5/11/2023). Salah satunya, motif pelaku sehingga nekat menyerang Polres Tarakan.

Menanggapi hal itu, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona TPP Siregar melalui Kasi Humas Polres Tarakan, Ipda Anita Susanti Kalam mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan saksi-saksi guna mengungkap motif pelaku melakukan penyerangan tersebut.

“Saat ini motif pelaku melakukan pembunuhan dan penyerangan masi dalam penyelidikan dan dari Reskrim Polres Tarakan sudah melakukan Olah TKP , melakukan pemeriksaan terhadap saksi,” ungkapnya, Senin (06/11/2023).

Saat disinggung terkait jumlah saksi yang diperiksa, Anita enggan menjelaskannya secara detail. Ia meminta wartawan untuk menunggu sebab saat ini masih dalam proses penyelidikan. Ia hanya menegaskan bahwa polisi menggunakan peluru karet untuk melumpuhkan pelaku penyerangan.

“Sabar yah semua masi proses. Kalau sudah selesai nanti diinfokan,”katanya.

Diberitakan sebelumnya, penyerangan Markas Polres Tarakan dilakukan oleh orang tak dikenal pada Minggu (5/11/2023). Sebelum melakukan penyerangan di Polres Tarakan, pelaku diketahui telah melakukan pembunuhan terhadap warga di wilayah Beringin III, Kelurahan Selumit, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan.

Baca Juga:   Edukasi Siswa-siswi SMAN 1 Tarakan, KPU: Pemilih Muda dan Pemula Harus Jadi Subyek bukan Obyek

Belakangan juga diketahui, pelaku penyerangan Polres Tarakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke rumas sakit.

Polisi menggunakan peluru karet untuk melumpuhkan pelaku. Hal ini dilakukan karena  pelaku tidak mengindahkan peringatan dari petugas, bahkan berusaha melakukan penyerangan kepada anggota. Sehingga pelaku diberikan tindakan tegas terukur dengan peluru karet. (apc/and)

Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika

16.4k Pengikut
Mengikuti

BERITA POPULER